Mendoakan Pemerintah dan Para Pembesar?

Entah sudah sejak kapan, masyarakat kita Indonesia bosan dengan segala janji-janji manis dan sikap pemerintah yang egois dan mayoritas hanya mementingkan kepentingan golongannya sendiri. Di mulai sejak jaman reformasi 1998 sampai dengan saat ini, ada saja ketidakpuasan kita terhadap para pembesar itu. Slogan “tau sama tau”(TST) terhadap segala perlakuan ketidak adilan antara perlakuan terhadap orang kecil dan orang besar sangat berbeda. Hukuman penjara terharap orang miskin yang mencuri ayam bisa sama dengan hukuman pelaku korupsi 1 Milyar. Entah apa pertimbangannya😦

Ijin mendirikan bangunan gereja yang nota bene untuk tempat beribadah sangat dipersulit. Tapi kepentingan niaga seperti pendirian minimarket yang sangat menjamur, sepertinya tidak dievaluasi sama sekali. Kadang mereka tidak sadar bahwa pedagang kelontong menjerit dengan pendirian minimarket-minimarket itu. Dan banyak kasus-kasus lain yang membuat kita muak dan pada akhirnya melahirkan sikap kecewa dan akhirnya tidak peduli pada Negara ini.

Namun hari ini, saya pribadi ketika membaca renungan yang tertulis di 1 timotius 2:1-7 diminta untuk turut mendoakan pemerintah dan para pembesar (ay. 1-2). Karena hal ini secara tak langsung berpengaruh terhadap ketenangan dan ketentraman hidup kita. Dan kita juga diminta untuk tidak egois, kita harus turut mendoakan agar mereka menjadi orang-orang yang juga takut akan Tuhan dan mengenal kebenaran, karena Kristus yang datang kedunia menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran (ay.4).

Memang terkadang akal rasional kita berkata, betapa tidak masuk akalnya mendoakan orang-orang yang menindas dan tidak peduli akan kelangsungan hidup kita? Tapi sebagai orang-orang yang juga berdosa dan telah ditebus dan diselamatkan dengan Cuma-Cuma lewat darah Kristus yang tercurah di kayu salib, menjadi pengingat bagi kita, bahwa Allah ingin agar semua orang berbalik dan bertobat. Termasuk para pejabat dan pemerintah kita.

Marilah kita doakan agar pemerintah dan para pembesar kita menjadi orang-orang yang takut akan Tuhan, bukan menjadi orang-orang yang takut akan uang dan jabatan.

Silahkan diberi komentar ya.. Thank you!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s