Daya Tarik Social Networking

Saya punya account facebook (FB) sudah sejak tahun 2008 kalau tidak salah. Saat itu facebook belum se-booming sekarang. Friendster (FS) saat itu masih cukup mendominasi, bisa dikatakan ratingnya si FS saat itu masih lebih tinggi dari FB.

Waktu kuliah saya dan teman-teman sangat menggilai FS. Setiap kali terhubung dengan internet, salah satu situs yang wajib dibuka oleh hampir semua mahasiswa, bahkan juga dosen adalah friendster. Mau internet selambat apapun,  pasti betah deh nungguin halaman Utama (Home) FS terbuka.

Apa yang menarik dari FS?
Lewat FS kita bisa bertemu teman-teman lama, melihat sekarang posisi si teman dimana, kuliah dimana, wajahnya sudah seperti apa. Selain itu untuk melacak kehidupan keseharian atau kepribadian teman bahkan (seperti kami dulu) untuk mempelajari keseharian atau kebiasaan dosen-dosen kami😀. Di FS dulu ada yang namanya pengisian testimonial. Dulu ini juga salah satu kegiatan paling seru dan menyenangkan dalam dunia FS. Dulu saya begitu senang jika sudah ada kesaksian alias testimonial dari teman-teman yang mengenal saya yang masuk ke inbox email saya. Apalagi kalo testimoni nya itu benar-benar berupa testimonial (pujian) dan mengungkapkan yang baik-baik saja tentang kita (kalo yang buruk-buruk sih, pengen dihapus aja rasanya hahaha).

Dulu ada istilah barter isi testi juga. jadi kalo aku ngisi testi temenku, otomatis aku merasa berhutang untuk ngisi testinya juga😀. Tapi tidak tau sejak kapan, testimonial itu berubah menjadi comment. Yang pada akhirnya hanya digunakan orang untuk say hello, ber haha-hihi, saling meledek, ngomentarin foto, mengomentari status dll. Menu testimonialnya hilang. Sungguh itu aku sayangkan sekali. Padahal bagiku pribadi, testimonial itu begitu menarik untuk dibaca untuk tau lebih banyak tentang seseorang. Apalagi kalo kita tidak terlalu dekat dengan orang itu, dan ingin tau lebih banyak tentang orang tersebut. Sayang sungguh sayang… Sejak itu aku sudah mulai malas buka FS, kalopun buka hanya untuk melihat-lihat foto-foto terbaru teman.

Pada waktu muncul FS, ada banyak juga website social networking baru yang bermunculan. Tapi tidak ada yang berhasil mengalahkan FS. Sampai pada rentang tahun 2007-2008 Facebook (FB) mulai booming. Tapi tetap saja aku tidak terlalu tertarik membuat account baru. Pikirku, pastilah mirip-mirip juga dengan FS. Malas aja kalo tidak ada bedanya.

Pada pertengahan 2008, iseng-iseng aku buat jugalah sebuah account FB. Sekedar melihat-lihat saja FB itu seperti apa. Dan memang pada awalnya aku tetap tidak tertarik. FB ku itu hanya aku buka pada saat ada permintaan untuk berteman saja. Setelah aku punya teman, mulailah ada yang men-tag foto kepadaku. Aku lihat-lihat ok juga tuh fasilitas tagging fotonya, dimana dalam satu foto, kita bisa “memanggil” orang-orang yang ada di dalam foto tersebut (tentunya yang punya account FB) untuk beramai-ramai melihat foto tersebut dan memberikan komentar. Komentar-komentar itu akan muncul di bawah foto dan bisa menjadi perbincangan yang menarik. Satu foto bisa menceritakan banyak hal.
Seperti pengalamanku, teman semasa SMU men-tag foto jadul kami semasa sekolah dulu kepada teman-teman satu kelas yang ada di foto tersebut. Semua orang yang di tag akan menerima pemberitahuan di email, bahwa ada foto baru yang di tag kepada si penerima email. Tidak berapa lama, kami semua menjadi bernostalgia tentang masa-masa silam, saling merindukan, saling bertanya si A dimana, si B sudah merit atau belum, dll. Tentu saja perbincangan seperti itu sangat menarik.

Tapi tidak dipungkiri, Social network juga ada saja dampak buruknya. Seperti keranjingan nge-FB sampai-sampai mengabaikan tugas-tugas atau kerjaan utama. Tentu saja hal-hal seperti ini tidak diharapkan para bos (dalam hal ini di lingkungan kantor loh ya) . Itu makanya tidak heran kalo di banyak perkantoran situs-situs social network banyak yang di blok. Karena dinilai menjadikan karyawan kurang produktif dalam bekerja dan tentu saja memberatkan jaringan kantor (memang ada benernya juga sih). Apalagi kalo yang dibuka itu video.

Yah.. itulah serunya bermain di dunia maya ini. Intinya sih, Inget waktu kalo lagi nge FB atau SN yang lain. Kebanyakan ber “bersosialisasi” di internet malah bisa membuat kita kurang produktif atau bahkan mengabaikan sosialisasi di dunia yang sesungguhnya..

Notes:

Sori kalo kesimpulannya justru rada kurang nyambung. Abisnya ini postingan udah lama nangkring di draft. Dari pada di buang, mending di upload aja, hihhihihi.

9 thoughts on “Daya Tarik Social Networking

  1. Aku juga lebih suka FS jaman dulu, waktu masih ada testi-2, soalnya jadi tahu apa yg dipikirkan teman kita tentang kita. Rasanya jadi sugesti yang positif kalau kita menyukai testimoninya. Semenjak ganti jadi comment, jadi malas. Jadi kayak buku tamu, sapa aja mampir bisa cap jempol😀.

    Sekarang ikut FB tapi gak segreget dulu lah. Udah mulai malas karena ya gitu2 aja isinya. Tapi aku gak ikutan main game, paling pake fb utk aplod2 foto saja..🙂

  2. @kak Zee
    iya kak, FB sekarang menarik paling karna pengen baca status2 orang aja..

    @elli
    hahaha iya yah dae,.. mana si ome? harusnya berterima kasih dia sm FS😀

    @volverhank🙂

    salam kenal

  3. fb itu jauh lebih baik dari fs, tapi tak segereget fs.. mengapa begitu, karena social networking yang pertaa kita kenal itu fs, dan rasa ingin dikenal orang lain itu masih besar disana.. kl fb kan udah tingkat lanjutan.. jadi gak terlalu lagi…

    **by the way, ganti link lah go.. udah pindah2 nih blog ku.. tutup sana, buka sini nih… ahirnya kembali ke awal lagi (google)..😀

  4. Shalom,

    Salam kenal ya.

    Gue ada temen nih, dia publisher, and dia mo kasih one free Christian book for people to write the reviews on their blog/forums. For now bukunya ‘Crazy Love’ by Francis Chan. Nanti bakal ada buku2 yg laen. Would u be interested to write the review in your blog? Buku English di translate ke Indo gitu. Kalo interested, please contact me ya. Thanks🙂

Silahkan diberi komentar ya.. Thank you!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s