Laptop dan Meja Impian ;)

Sudah sedari lama sekali, aku ingin punya Laptop/Notebook sendiri terutama setelah aku putuskan untuk melanjutkan kuliah lagi mengambil Sarjana di bidang Sistem Informasi di salah satu kampus di bilangan Jakarta Barat pada september 2008. Selain sebagai kebutuhan untuk mengerjakan tugas-tugas, juga untuk membantuku melampiaskan hobiku nge-blog. Tapi keinginan itu tak kunjung bisa aku realisasikan dikarenakan tingginya kebutuhan hidup seperti uang kost, uang makan, ongkos, pakaian, sepatu dan yang terpenting, biaya perkuliahanku yang cukup besar untuk ukuran kantongku (Dari awal aku memang sudah bertekad mendanai seluruh biaya perkuliahan sendiri tanpa membebankan orang tuaku lagi). Pada akhirnya niat itu aku urungkan dulu. Toh aku masih bisa meminjam laptop pacarku atau temanku yang lain kataku dalam hati.

Terkadang saat ada uang lebih, aku kepikiran lagi untuk beli benda pintar itu. Tapi lagi-lagi aku urungkan dengan berbagai macam pertimbangan dan prioritas yang lebih penting. Toh si pacar juga tidak keberatan laptopnya berlama-lama aku pinjam (terutama saat skripsi, sampai aku hampir lupa kalo laptop itu bukan milikku saking lamanya laptop itu berada di tanganku :D). Sampai akhirnya aku lulus pada akhir Juni 2010 yang lalu, aku tetap juga belum memiliki laptop pribadi yang kuimpi-impikan itu. Namun, Puji Tuhan semuanya terlewati, tanpa harus memaksakan diri membeli laptop🙂. Thanks to mumu yang sudah rela berbagi pemakaian si Lara (sebutan untuk laptopnya dia)  selama kuliah yang lalu.

Setelah lulus, keinginan itu kembali terbersit. Didukung pula kewajiban untuk pembayaran uang kuliah telah selesai. Oh berbunga-bunganya hatiku😀
Dan yang paling mestakungnya (semesta mendukung-red) lagi, pada bulan juli bertepatan dengan pameran komputer dan alat elektronik di JCC-Senayan. Makin menggebu-gebulah semangat ini.
Akhirnya, setelah berkonsultasi dengan si pacar dan terutama memikirkan sendiri untuk apa akan kugunakan si mesin pintar ini, akhirnya aku beli jugalah sebuah laptop yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil (11.6 ”). Spesifikasinya lumayan (ya gak sebagus laptop untuk multimedialah) dan harganya cukup terjangkau oleh kantongku. Awalnya sih si pacar kurang setuju aku membeli laptop, dia tidak mempermasalahkan aku sering-sering memakai laptopnya. Tapi bagaimanapun, aku kepingin sekali memiliki laptop sendiri, barang milikku pribadi, yang benar-benar bisa kupakai sebebas-bebasnya🙂

Rasanya bahagia sekali bisa membeli sesuatu yang benar-benar kuimpikan sejak lama. Bukan sekedar kuimpikan, tapi juga kubutuhkan.

Tapi sayangnya, setelah laptop ini aku dapatkan, aku belum memaksimalkan penggunaannya. Alasannya ada-ada saja (kadang terkesan kubuat-buat hehehe) mulai dari belum punya internet yang bisa kugunakan untuk nge-browsing sampai belum punya meja yang bisa membuatku nyaman saat mengetik atau nge-browsing. Yah, tentu saja bukan meja belajar ukuran 1×0.5 meter. Aku hanya membutuhkan meja yang diatasnya aku bisa meletakkan laptopku dengan leluasa, ditambah aku bisa menggerak-gerakkan mouse dengan bebas dan tanganku nyaman dan pas terletak di meja (tidak menggantung seperti ketika aku menggunakan meja lipatku sebelumnya). Selain itu aku harapkan meja itu bisa kugunakan jika sedang ingin menulis-nulis di buku atau diari.

Jadi meja yang kuimpikan itu sebenarnya adalah meja lipat (ini penting sekali mengingat kamar kostku yang sempit), ukurannya mungkin sekitar 70×90 cm, dengan kayu yang cukup kuat untuk dipakai sekitar satu atau dua tahun😀, tingginya sekitar 70 cm (sehingga kalau aku duduk di lantai atau karpet, aku tidak harus membungkuk untuk melihat layar laptop atau mengetik).
Gambaran meja impian ini aku dapatkan setelah melihat meja tulis salah satu teman kostku yang sering digunakannya pada saat menggunakan laptopnya. Aku naksir berat pada meja itu. Tapi sayangnya, model meja seperti itu cukup sulit di dapatkan, baik di toko-toko buku maupun di tukang foto copy yang biasanya menjual meja-meja lipat kecil untuk anak-anak.

Akhirnya, setelah sekian lama pencarianku (bahkan sampai pernah kumimpikan aku memesan meja seperti yang kugambarkan diatas kepada tukang kayu yang biasa membuat lemari, meja, kursi, dsb) salah satu temanku yang masih menyusun skripsi menemukan toko buku yang menjual meja impianku itu di bilangan Slipi, tepatnya di toko buku yang ada di Slipi Jaya. Aku lupa namanya apa😀

Dengan semangat menggebu-gebu dan tidak sabaran aku mengajak si pacar untuk segera membeli meja impian itu ke TB tersebut. Esoknya, hari minggu, kami beneran pergi ke Slipi Plaza tempat TB tersebut bernaung. Padahal waktu itu kami baru dari Kemang meninjau lokasi pelatihan tempat kerjanya yang baru. Jarak yang cukup jauh sebenarnya. Galur-Kemang-Slipi-Galur (mana waktu itu kami memutar lewat Daan Mogot-Roxy Pulak). Belum lagi hujan deras sedang mengguyur Jakarta sore itu. Lengkap sudah.

Tapi karena keinginanku yang sudah berbulan-bulan menginginkan meja itu, rasa capek itu terbayar juga. Oh ya, ada lagi yang ribet, berhubung mejanya cukup besar, kami kebingunan bagaimana cara membawanya pulang dengan menggunakan sepeda motor. Mana aku waktu itu beli dua lagi (satu pesanan temanku). Kami coba letakin di depan, jadi menghalangi injakan rem, aku coba letakin horizontal diantara kami, mejanya malah terlalu lebar ke kiri-kanan, membuatku kuatir jika disenggol motor atau mobil. Aku coba letakin vertikal, terlalu tinggi sampai aku gak bisa lihat jalan. Cara letakin vertikal dan horizontal itu berulang-ulang aku ganti sampai setengah perjalanan. Namun cara seperti itu justru membuat pinggangku sakit karna meja itu menantang angin ketika sepeda motor yang kami tunggangi melaju dengan kecepatan normal, apalagi jika sedikit kencang, aku justru kuatir aku akan terjengkang ke belakang karena tekanan angin terlalu kuat. Akhirnya, di tengah perjalanan kami minggir sejenak ke tepian jalan dan mencoba lagi mencari posisi yang enak dan pas untuk membawa si meja impian ini, si pacar dengan berbagai cara mencoba cara yang benar-benar nyaman untukku walopun agak merepotkan dirinya untuk membawa meja itu. Meja itu tetap diletakkan di depan, si dekat injakan rem dan gigi. Konsekuensinya, dia membawa motornya agak lebih pelan dan sangat berhati-hati (terutama di tikungan). Pada akhirnya, si meja tersayang itu sampai ke kostan dengan selamat. Gimana aku tidak semakin bersyukur mendapatkan pacar yang begitu perhatian kepadaku🙂 (semoga sampai seterusnya begitu :))

Oh ya, ada satu yang aku sukai dari meja itu. Sewaktu aku remaja (yang lagi centil-centilnya dan menyukai barang yang lucu-lucu) aku suka sekali dengan gambar Winnie The Pooh(WTP) dan teman-temannya. Hampir setiap bertemu dengan pernak-pernik atau apapun yang berbau WTP aku akan berusaha untuk mendapatkannya. Mulai dari hiasan dinding, jam dinding, stiker, gantungan kunci, baju kaus, kaus kaki, hiasan meja, tas, binder, tempat CD dll. Banyak juga sih pemberian dari teman-teman karena mereka tau aku suka WTP.Dulu aku sempat mengoleksi banyak, tapi setelah makin dewasa dan sudah kuliah, kebiasaan untuk mengoleksi itu perlahan menguap. Aku tidak terlalu ambisius lagi pengen beli apapun yang berbau WTP. Tapi diam-diam ternyata adekku yang cewek mengikuti jejakku. Lama-lama dia juga menyukai barang-barang yang berbau WTP. Sampai-sampai aku pernah kesal karena merasa ditiru🙂

Nah yang istimewa dari meja ku itu, gambarnya adalah winnie the pooh dan teman-temannya.  Meja-meja yang lain motifnya tidak ada lagi yang agak girly semuanya jantan😀. Ya mobil ferrary lah, motor gede lah, satria baja hitamlah (ini ngarang :P). Dalam hatiku begini “ah.. si pooh ini, dulu pas aku rajin ngoleksi susah banget ketemu, sekarang malah mengikutiku”🙂

Apa yang kusimpulkan dari pengalaman remeh-temehku ini?

Terkadang impian-impian kecil itu penting untuk memotivasi kita mendapatkan apa yang kita inginkan dan butuhkan. Kalau seandainya aku tak punya impian seperti itu, mungkin aku akan lebih boros membeli sesuatu yang tidak terlalu penting. Tapi dengan aku punya impian-impian kecil seperti itu, aku belajar untuk menahan diri, belajar mencukupkan diri  dengan apa yang ada dan tentunya belajar berhemat.

Dari impian-impian kecil akan muncul impian-impian besar. Semoga🙂

Kamu, yang sudah baca postingan ini, apa impianmu? Berjuanglah mendapatkannya😉

*Kalo aku sekarang impianku adalah pengen punya rumah supaya gak tinggal di kost yang sempit terus😛

16 thoughts on “Laptop dan Meja Impian ;)

  1. Dari impian-impian kecil itu akan muncul impian besar …

    Saya setuju sekali nih …

    Dan percaya atau tidak …
    Justru mimpi-mimpi kecil itulah yang bisa membuat kita lebih menikmati hidup …
    Tidak bermalas-malasan … Tetapi juga tidak diperbudak oleh impian yang mungkin terlalu besar dan muluk …

    Next …
    Rumah … !!!
    Kejar impianmu …

    Salam saya

  2. Amin…semoga impianku dan impian mumu tercapai jg.. ayo lbh semangat lg menulis mu…hehehe
    ada koreksi sedikit, kmrn kita dari galur-tanah abang timur-kemang-slipi-galur
    hahaha

  3. @rotytu
    hai ito.. aduh,, mejanya ya, hihih tar aku foto ya. blum sempet2 nih.. Kelupaan mulu…

    @kak Zee
    Hahaha.. aduh maapp kakak… ntar pasti aku update yaahhh.. ditunggu sajahhh…
    Btw, kaka ngapain pake begituan kalo dah punya meja yang lebih memenuhi kriteria baik dari segi ergonomis maupun dari segi kenyamanan? Kalo meja ku itu emang paling cocok cuma untuk anak kost sama anak TK hahaha…

    @Kak Moris
    numpang? boleh kok kak, tapi per hari pake tarip ya kak.. Kan sekarang ini apa2 bayar.. P*p*s aja bayar di Monas wkwkkwkw

  4. tak ada kesuksesan tanpa impian
    tak ada kesuksesan tanpa tujuan
    tak ada kesuksesan tanpa kerja keras
    tak ada kesuksesan tanpa niat tulus
    tak ada kesuksesan tanpa keberanian
    tak ada pula kesuksesan tanpa pimpinan Tuhan

    Milikah Impian, milikilah tujuan, milikilah niat tulus dan kerja keras yakin dan percaya penuh Tuhan akan membukakan pintu keberhasilan…….

Silahkan diberi komentar ya.. Thank you!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s