Memperhatikan Berita Disekitarku

Siang ini ada beberapa berita yang menarik perhatianku.

Mulai dari kasus Ketua KPK Antasari Azhar yang diduga terlibat dalam pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasruddin Zulkarnaen, yang sampe sekarang aku belum habis pikir dan belum percaya kalo Pak Antasari benar-benar terlibat dalam kasus itu. Aku seperti memiliki keyakinan bahwa ini adalah rekayasa yang udah diatur sedemikian rupa. Bukan karna aku sok kenal ke beliau, tapi kayaknya beliau terlalu berpikiran kerdil kalo sampe membunuh gara2 seorang Rani Juliani (sok menganalisis nih ceritanya.. huehe).
Tapi ntahlah.. namanya hukum dunia. Kebenaran bisa diputarbalikkan oleh lidah-lidah manusia yang sudah terlatih itu. Seandainya setiap Jaksa, Hakim, Polisi, Pengacara semuanya mau mendengar nurani mungkin kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum di Indonesia ini tidak akan selemah saat ini.

jktSelain itu berita lain yang bener-bener buat aku miris dan rada takut, adalah berita tentang turunnya tanah Jakarta setinggi 60-80cm selama kurun waktu 16 tahun, mulai tahun 1982-1997, yang diakibatkan penggunaan air tanah yang benar-benar tidak sesui dengan porsinya.
Jakarta yang begitu padat penduduk ini, tentu saja sangat banyak menguras air dari perut bumi. Yang lama-kelamaan jika tidak diatasi dan dibatasi penggunaannya akan membuat Jakarta Ambless!!
Seram.. benar-benar seram.
Bayangkan saja, setiap rumah yang begitu rapat memiliki sumur-sumur yang semakin lama digali semakin dalam karena ketersediaan air semakin menipis. Belum lagi perkantoran dengan gedung-gedung bertingkat, yang otomatis membutuhkan air jauh lebih banyak. Kita manusia ini sepertinya merasa bahwa semuanya itu pasti tersedia.
Padahal selama kita tidak merawat lingkungan seperti tidak menanam pohon sebagai penahan air, masih membuang sampah sembarangan terutama sampah-sampah anorganik yang tidak bisa diproses secara cepat oleh tanah, ditambah lagi sembarangan membuat sumur dan mengebor air tanah, maka mustahil perut bumi ini mau memberi kita air tanah.

Aku sampai berpikir untuk pindah dari Jakarta ini dan kembali ke Sumatera Utara, kampung halamanku.
Tapi sepertinya untuk pilihan ini, masih banyak pertimbangan yang dalam yang perlu dipikirkan.

So, Now, what can i do for Jakarta?
Mungkin usaha-usaha kecil yang bisa aku lakukan adalah tidak membuang sampah sembarangan, memakai air sesuai kebutuhan (tidak boros), kalo untuk menanam pohon, gak tau mau ditanam dimana, Gak ada lahannya.. dan berbagi cerita dengan orang lain, berharap orang lain tergerak juga untuk melindungi Jakarta dari ancaman Ambles dan banjir.
Memang terkadang, kita perlu belajar bahwa bencana itu datangnya bukan dari Tuhan. Tapi karna ulah kita juga..
So, sebelum Tuhan mengijinkan bencana itu datang kepada kita, sungguh alangkah baiknya jika kita merawat bumi pemberianNYA ini dengan penuh kasih dan kesungguhan.. Semoga Tuhan tidak murka terhadap kita yang terkadang tidak tau bersyukur ini, senantiasa melindungi kita dan membukakan pintu maaf atas setiap perbuatan kita yang salah. Amin.

Sumber:

1.Waduh… Jakarta Makin Ambles!
2. Satu Sumur untuk Satu Gedung, Antisipasi Jakarta Banjir dan Ambles

2 thoughts on “Memperhatikan Berita Disekitarku

Silahkan diberi komentar ya.. Thank you!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s