Yang Adil dong Pak Polisi..

logo polisiPagi ini, di jalan pas berangkat kerja aku udah dibuat kesal sama orang-orang kaya itu, sama sekolah itu, sama pak polisi yang gak adil ituh 😦
Oh.. oke oke.. maafin aku karna udah nyerocos tanpa menceritakan dulu duduk perkaranya.. πŸ˜€

Jadi ceritanya begini, kemaren malam aku nginep di rumah nanguda-ku (tante-red), karna oppung boruku (nenekku-dari pihak mama) baru datang dari kampung. Nah, otomatis paginya aku harus berangkat dari sana. Rumah nangudaku ada di condet, jaktim.

Pas berangkat kerja waktu udah nunjukin pukul 07.15 WIB yang artinya sebagian besar anak sekolah udah masuk. Tapi ternyata sodara-sodara, aku masih tetap di hadang macet di jalan raya condet. Ada sebuah sekolah elit disana yang jadi penyebab macet setiap pagi..
Lokasinya persis di pinggir jalan (FYI: Dari Gerbang masuk ke sekolah itu tidak terlalu jauh paling sekitar 50 meter. Lahan parkirnya terbilang sempit)
Tapi karena mayoritas yang sekolah disitu anak-anak golongan kaya, jadilah mobil-mobil pribadi ngantri untuk keluar-masuk gerbang sekolah itu.

Yang aku herankan, kenapa mobil-mobil pribadi itu harusΒ  masuk ke areal parkir sekolah itu yang notabene sempit sekali? Kenapa tidak membiarkan saja anak-anak mereka di seberangkan oleh Bapak-bapak satpam dan pak Polisi yang selalu stand by disana setiap pagi?
Bukankah seharusnya tugas pak satpam dan pak polisi untuk menyeberangkan anak-anak yang bersekolah disitu?
Jalan raya condet itu kecil. Hanya muat satu mobil untuk masing-masing ruas jalan. Sehingga ketika satu mobil saja yang ngantri mo masuk ke parkiran sekolah, bisa menyebabkan macet yang begitu panjang di belakangnya.

Dan yang sebenernya membuatku paling kesal, pak Polisi yang ada disitu seakan hanya memperdulikan orang-orang kaya yang hendak keluar masuk sekolah itu.
Biasanya kanΒ  pak polisi ngatur tuh yang mana yang jalan duluan, yang mana harus di stop duluan, yang mana yang harus di suruh belok? Ini seakan-akan yang mereka pedulikan hanya yang ingin keluar dan masuk sekolah itu. Tak peduli bahwa banyak orang lain juga yang perlu cepat pergi ke kantor, ke sekolah (untuk anak-anak SMU Negeri yang lokasinya tidak jauh dari situ), dsb.
“Tidak adil!!” pekikku dalam hati.
Aku yang melihat semua “adegan” pengaturan lalu lintas ala pak polisi itu jadi gemas dan kepingin marah. Katanya mengayomi seluruh lapisan masyarakat, tapi kok iya cuma memperdulikan orang-orang kaya itu??

Akh.. sudahlah.. nasibku lah ini, bisanya cuma naik metromini. Jadinya di nomor sekiankan sama pak Polisi itu.
Tapi tak apa-apa, setidaknya ini pelajaran bagiku. Jika aku sudah kaya dan memiliki mobil sendiri, aku lebih tau bagaimana bersikap empati terhadap pengemudi mobil, motor atau bus lain. Bersikap adil dan tertib itu sangat penting. Biar sama-sama enak kita.. πŸ˜‰

25 thoughts on “Yang Adil dong Pak Polisi..

  1. Horas!

    Mau komen dikit Ito. hehehe. Jadi kangen ama ritual pagi di jakarta yang memang begitu2 terus, but anyway gak cuman condet doang koq yang punya masalah seperti itu, dan yang perlu digaris bawahi Polisi ada disana justru karena ada sekolah itu :D. Urusan mobil masuk sekolah, tak jarang karena masalah “prestige” diantara anak sekolah hahahaha.. Sotoy banget kali yak ? hehehe. yang jelas harus cari jalan tikus kayaknya hihihih….

  2. @pardosa
    kekekekkee.. dasarlah itoku ini.. udah seteres ya toQ? πŸ˜‰

    @kodil
    hehehe.. aukh akh..*pura2 gak tau aja* πŸ˜›

    @A-RI
    hihihi, iya to. Aku sabar kok, makanya gak turun dari metromini trus nonjok mereka satu-satu πŸ˜›

    @batak indonesia
    Hhahahaha.. ya itulah itu to.. πŸ˜‰

    Anyway, salam kenal πŸ™‚

  3. Supaya tidak jengkel kasi aja senyum yang manis jadi segala permasalahan bisa diatasi tanpa masalah
    sabar ya ito nanti kalau sudah punya anak yang besar langsung aja melamar Polisi

  4. hanya mau numpang liwat…
    halamannya bagus…
    segar rasanya mengunjungi blog ini…
    terus berkarya ya ito?

    saya belajar buat blog juga dari anak dell,
    Lilikriana Sagala namanya… kenal kan?
    tapi sayang ga bisa nulis sepintar ito… πŸ™‚

    with smile
    zending sinurat

  5. @Zending
    Horas Tulang,

    Makasih udah berkunjung tulang.
    Iya aku kenal lilik. Dia adek kelasku di Del tulang.
    Tulang pendeta ya?
    Selamat melayani ya Tulang.

    Makasih atas kunjungannya tulang πŸ™‚

  6. emang sering bgt juga gw temuin kejadian kaya gitu,,,
    hal yg ga asing lagi buat kita,,,
    tp ga semua polisi yg kya gitu kok,,,
    salam kenal buat kalian semua,,,

  7. Pagi dek, memang kemacetan lalu lintas jadi hal yg sangat pelik di jaman modern ini. Solusi nya to, kirim aja email ini ke ditlantas Polda metro jaya, biar ditambah personil utk mengatur arus lalu lintas atau dijadikan bahan evaluasi. tq.

  8. @joice.
    Hihihi.. syukurlah aku sekarang jarang ke daerah itu dek.

    @pieter.
    Aku rada malas berurusan dengan aparat hukum bang πŸ˜€
    Dulu aja aku pernah kerampokan. Aku Melapor ke polisi juga gak ada tindakan apa2. Cuma karna aku perlu mengurus surat2, jadilah aku melapor supaya bisa dikasi surat kehilangan..
    Intinya, melapor gak melapor jadi sama aja.

Silahkan diberi komentar ya.. Thank you!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s