Sang Merah Putih, Berkibarlah di Langit yang Biru

logo-ke-64-proklamasi-kemerdekaan-ri-headlinenews-insideWalaupun sudah telat satu hari, tapi ijinkan aku mengucapkan “Selamat hari kemerdekaan!”🙂.

Kemaren, 17 Agustus 2009, pagi-pagi benar Pkl 04.30 WIB aku udah dibangunkan oleh alarm HP yang sengaja ku set karna aku harus menghadiri upacara Perayaan Hari Kemerdekaan RI yang dilaksanakan oleh kantorku di Gedung Baru, di Bintaro.

Dengan mata yang masih sangat berat, ditambah kaki dan tangan yang masih pegal semua (karena sehari sebelumnya juga telah ikut menyemarakkan berbagai perlombaan 17-an yang diselenggaran oleh Organisasi Alumni kampusku dulu, Alumni PI Del) aku memaksakan diri untuk bangun dari tempat tidur, menyalakan lampu kemudian melihat jam yang sudah bergerak ke jam 04.45 WIB. Buru-buru kuselesaikan saat teduhku, aku berdoa memohon kekuatan Tuhan untuk melalui satu hari itu dan berharap aku tetap bersukacita walopun aku merasa sangat terpaksa mengkuti Upacara itu.

Sejujurnya, aku tak ingin menghadiri acara itu.
Selain karena badanku sangat lelah, aku tak punya teman ke kantor, lokasinya juga sangat jauh dari kostan padahal kami udah harus berkumpul pukul 06.15 WIB di Graha Elnusa, Titik pertemuan untuk karyawan/karyawati yang datang dengan menggunakan Bus yang sudah disediakan perusahaan.
Tapi karena jauh-jauh hari Managerku telah mengingatkan kami untuk datang pada upacara itu, kami juga harus melakukan test server di kantor dikarenakan sehari sebelumnya ada pemindahan seluruh server dari gedung lama (Graha Elnusa-Cilandak) ke gedung baru (Titan Centre-Bintaro).
Itu yang yang membuatku berat untuk tidak datang ke kantor kemaren.
Mungkin bisa disebut, terbebani rasa tanggung jawab.

Akhirnya pada pukul 05.00 WIB aku segera mandi dan kemudian menelpon “Biker andalanku” untuk membangunkannya karna sehari sebelumnya dia udah bilang kalo dia bersedia ngantarin aku ke Cilandak, padahal kakinya baru saja cedera karna bermain futsal sehari sebelumnya. Thanks dear, kau emang selalu bisa diandalin..🙂

Pkl. 05.35 WIB kami akhirnya berangkat ke Cilandak. Hari masih gelap, jalanan juga masih cukup lengang (rasanya iri sekali dengan teman2 yang masih tidur dengan enaknya di kasur-kasur empuk mereka). Tapi tak apa, dengan sedikit ngebut akhirnya Galur-Cilandak kami tempuh dalam kurun waktu kurang lebih 40 menit.
Cepat? emang iya, namanya juga “sedikit ngebut”😀

Ternyata sampai di tempat, busnya masih blm ada yang berangkat dan teman-teman lain juga masih sedikit yang datang. Dari 4 bus besar milik Blue Bird yang parkir, hanya 1 bus yang terisi penuh. 3 lagi kosong melompong. Waktu keberangkatan sedikit molor, yang seharusnya pukul 06.15 WIB, akhirnya berangkat Pkl. 06.30 WIB. Alhasil sampai di lokasi upacara (depan gedung baru), kami sampai sekitar Pukul. 06.55. WIB.
Syukurlah karna kami akhirnya gak telat.

upacara_titan_2009Pkl. 07.15 WIB upacara dimulai, upacara kali ini terkesan sangat resmi, bahkan kalo bisa di bilang menegangkan. Awalnya aku sendiri malas-malasan ikut upacara ini, tapi begitu acara dimulai entah kenapa rasanya tubuh ini refleks aja mengikuti alur upacara ini dengan penuh khidmat.

Apalagi waktu pengibaran sang Merah Putih, air mataku sempat menetes saking khidmatnya. Mungkin karna begitu hening dan megah karena suara musik yang dimainkan oleh Drumband pengiring upacara (sepertinya milik TNI, tapi gak tau juga sih.)

Aku sendiri heran kenapa aku sampai bisa meneteskan air mata melihat Bendera Merah putih yang berkibar dengan gagahnya.. Sepertinya aku merasa bersalah karna belum bisa berbuat apa-apa untuk Sang Merah Putih yang diperjuangkan mati-matian oleh para Pahlawan kami dulu untuk bisa berkibar dengan gagah di Bumi Pertiwi Indonesia.
Terima kasih Pahlawan-ku..

Setelah upacara itu rasanya tidak ada yang sia-sia untuk aku ikuti. Mungkin kali ini sang Merah Putih ingin mengingatkanku agar aku berbuat sesuatu untuk bangsa ini. Aku akui, belakangan ini aku mulai tak suka dengan bangsaku sendiri. Kalo ditanya kenapa, banyak hal yang menjadi alasan, tak usah kubahas disini🙂

Tapi sekarang aku diingatkan oleh Sang Merah Putih yang menginginkan Putera-Putri Bangsa “berbuat sesuatu” kepada pemilik Sang Merah Putih ini, Indonesia.

Apa yang harus kumulai? Apa yang harus kulakukan?
Pada awalnya, aku berbagi cerita ini. Setidaknya untuk mengingatkan diri sendiri agar tidak asyik dengan diri sendiri tapi mau berbuat sesuatu kepada negaraku ini.

Satu lagi yang membuatku semangat pagi itu yaitu penampilan Marching Band Korps Putri Tarakanita yang oke punya. Penampilan mereka bagus dan benar-benar menghibur. Salut buat anak-anak Tarakanita, terutama yang bawa Drum-drum gede itu.. Kok bisa ya mereka ngangkatnya enteng banget gitu? Padahal cewek loh..😀

Catatan: Pagi ini aku baca satu cerita di Kompas ttg anak Paskibra di Palangkaraya yang sampai Pingsan karena merasa bersalah tidak berhasil mengibarkan Sang Merah Putih dengan baik. I Really appreciate them. Dan aku sangat terharu, sampai menetes air mataku.. (lagi..) Selengkapnya baca disini. Sepertinya keharuan yang kurasakan karna berkibarnya Bendera Merah Putih kemaren belum ada apa-apanya ketimbang keharuan dan rasa bersalah yang amat sangat pada diri anggota Pengibar Bendera andalan Palangkaraya itu.

11 thoughts on “Sang Merah Putih, Berkibarlah di Langit yang Biru

  1. begh “biker andalan”??
    hmmm
    apa mksdnya ne??

    Gloria:
    Maksudnya mu, sama mumu aku paling nyaman rasanya kalo naik motor. Dan memang mumu kan yang paling baik ngantar atau jemput aku..? Hehehe…
    Jangan diartikan hurufiah mumu😉

  2. wakaka…
    kau ga salut sama pasukan khusus nya??
    ok banget lho barisan pasukan khususnya..
    hahahaha…
    (ngarep dipuji nih, padahal ga ngapa2in juga!)

  3. @Nich
    hahahha.. iya bang..
    Awalnya sih gak semangat.. tapi pas lihat khidmatnya acara itu bang, kek terikut sendiri badanku..
    Jadi rada melo2 gitu bang, teringat para pahlawan yang gugur untuk membela negara ini🙂

  4. mas di gedung titan bintaro itu apa milik titan group…? oh mas mau nanya apa ada lowongan kerja untuk adm. office / adm. support disana ? thank ya…

Silahkan diberi komentar ya.. Thank you!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s