Bersabarlah dan berubahlah

Pernah gak sih berharap terlalu tinggi akan hasil usahamu ternyata hasilnya mengecewakan?
Bagaimana rasanya?
Sedih, kesal, marah?
Itu pasti.
Bahkah, sampai ingin menangis dan ingin lari dari kenyataan.

Aku mengalaminya.
Rasanya kok kenyataannya jauh banget dari kenyataan?
Hati rasanya teriris-iris dan dalam hati ingin menyalahkan orang lain atau keadaan.
Tapi apa itu menyelesaikan masalah?
Justru dengan mencari kambing hitam dan bahkan lari dari kenyataan akan menunjukkan kita seperti pecundang.

Merenunglah sejenak.
Lihatlah kebelakang dan coba cari penyebab kegagalan tiu.
Apa memang kegagalan itu datangnya dari sisi kita? Atau dari sisi orang lain.

Waktu aku mengalaminya, dengan mencoba berbesar hati, aku mencoba mengaku kepada diriku sendiri. “Ya kegagalan ini emang karena aku, bukan karena siapa-siapa”.
Perlahan-lahan namun pasti, damai mulai menyelimuti hati.
Tapi ada suara hati yang lain yang seakan-akan berontak, ingin memacu emosi dan hati. Yang bertentangan dengan rasa damai yang mulai menjalar di hati.

Oh.. sungguh, janganlah terpengaruh.
itu bukan suara Tuhan, karena suara Tuhan akan membawamu pada sukacita dan kedamaian. Bukan pada rasa marah dan kesal yang terus menerus.
Pecayalah, dibalik setiap kegagalan ada pelajaran yang ingin Tuhan sampaikan.
Seperti kepadaku di awal tahun ini, di balik kegagalanku, memang aku melakukan banyak kesalahan di masa lampau.
Justru aku malu setelah menyadari apa yang kuminta.
Aku malu karna menuntut sesuatu yang belum pantas aku dapatkan.

“Bersabarlah dan berubahlah”
Itu pesan Tuhan bagiku pribadi.
Ya.. aku harus bersabar untuk mendapatkan yang terbaik.
Tapi aku tak boleh diam, aku harus berubah ke arah yang lebih baik.
Karna untuk mendapatkan yang lebih baik, harus bisa memberikan yang terbaik.

10 thoughts on “Bersabarlah dan berubahlah

  1. berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barang siapa yang mengasihi Dia (Yakobus 1:12)

  2. Masalahnya apa sih to ? kayaknya berat amat? Mudah-mudahan sudah aman semua yah. Kuncinya memang serahkan pada Tuhan semua beban berat dan ringan kita. amin.

  3. Hai iban…

    Justru karena kekecawaan kadang kita sadar dan lebih merendahkan hati dan lebih sadar lagi untuk menerima kenyataan,…dengan begitu kita makin kuat, kita makin kenal diri kita, kita makin dewasa dalam melihat situasi…dan memang itu perlu.. Tuhan itu maha baik dan adil, walaupun kita kadang gak terima dan protes, saat ada cobaan hidup, kita menuntut Tuhan krn diperlakukan tidak adil.. ternyata Tuhan menguji kita dan melatih kita, agar lebih kuat, karena Tuhan punya rencana yang lebih baik dan lebih besar lagi untuk kita. dan itu dituntut tanggung jawab yang semakin besar pula…
    Teri kasih sudah mengingatkan kembali, karena apa yang iban bilang, saya pernah mengalaminya…
    btw apa kabar iban…piss..

  4. salom .
    ikut gabuung , boleh kan?
    klo blh tahu ini masuk blok siape ?
    numpang blok atau sendiri ?
    aku mau komen tapi blum tahu ama sapa ini ?
    boleh tahu ?
    makasih GBU ?
    matur nuwun

  5. kalau kata orang, jangan terbang terlalu tinggi, nanti jatuhnya sakit.. gitu juga kira-kira buat menautkan harapan, My๐Ÿ™‚

    tapi kalau target memang harus dibuat tinggi, supaya usaha juga ekstra, dan perjuangan berasa memuaskan (sampai tabrak mobil juga gak apa-apa :)) )

Silahkan diberi komentar ya.. Thank you!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s